Hal itu diungkapkan Presiden Direktur Johnny Darmawan di sela-sela gathering Toyota awal 2011 di Rumah Iman Bonjol, Jakarta, Senin (10/1/2011).
"Masyarakat sudah sangat pintar memilih mobil. Mau yang bagus tetapi murah dan juga efisien. Sepertinya mobil efisien yakni mobil berkapasitas mesin kecil lebih berkembang tahun ini. Hal itu dikarenakan pembatasan BBM subsidi," kata Johnny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MPV Avanza akan lebih berkembang karena pembatasan BBM subsidi," tutur Johnny.
Penjualan Avanza sejak awal kemunculannya di 2004 hingga Oktober 2010 lalu sudah mencapai 500 ribu unit. Di 2010, Toyota Avanza mencetak penjualan sebanyak 141.474 (retail), melebihi penjualan mobil Toyota lainnya. Hasil itu meningkat sebanyak 39,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Cukup bangga dengan Avanza. Mobil MPV itu terus diburu oleh masyarakat Indonesia," kata Johnnya.
Bukan tidak mugkin penjualan Toyota Avanza di tahun ini melebihi 2010 lalu, terlebih saat ini masyarakat mengincar mobil dengan konsumsi bahan bakar yang irit akibat pembatasan BBM subsidi yang bakal berlangsung pada Maret 2011.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas