"Bayangkan dengan kenaikan itu, harga Pertamax hampir 2 kali lipat dari Premium. Dan itu sulit untuk dijangkau," kata Kabid Informasi Avanza
Xenia Indonesia Club (AXIC), Mulyadi kepada detikOto, Senin (3/1/2011).
Pertamax mengalami kenaikan harga di tanah air menyusul makin mahalnya harga minyak mentah di pasaran dunia. Pertamax merupakan bahan bakar non subsidi, dan pergerakan harganya mengikuti harga minyak mentah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menurut Mulyadi kenaikan yang cukup tinggi ini hanya akal-akal Pertamina di tengah isu pembatasan BBM subsidi (Premuim). "Bayangkan dalam kurun waktu beberapa bulan Pertamina sudah menetapkan harga baru lagi untuk Pertamax dan Pertamax Plus. "Sudah berapa kali naik. Masyarakat merasa terberatkan," ucapnya.
Mulyadi mengharapkan harga Pertamax sebaiknya jangan terlalu jauh berbeda dengan Premuim. "Meski ada BBM merek lain itu bukan menjadi alternatif. Soalnya harganya juga sama saja," tandas Mulyadi.
BBM di Malaysia Kok Lebih Murah?
Sementara itu, Ayu, pengguna mobil lainnya mempertanyakan perbedaan harga bensin sekelas Pertamax yang jauh berbeda di Malaysia. Di negeri Jiran itu, BBM sekelas Pertamax hanya dibanderol sekitar Rp 5 ribu sedangkan di Indonesia Rp 7.500.
"Kenapa sangat jauh perbedaanya. Apa mereka (Pertamina) tidak bisa menekan harga Pertamax. Akan semakin sulit, mau beli bensin mahal. Mau memakai transportasi (umum) tidak ada yang nyaman. Lalu bagaimana," tanya pengguna mobil Honda CR-V kepada detikOto.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun