Khawatir Yaris Tergusur, Toyota Enggan Bawa Etios

Khawatir Yaris Tergusur, Toyota Enggan Bawa Etios

- detikOto
Senin, 13 Des 2010 08:45 WIB
Khawatir Yaris Tergusur, Toyota Enggan Bawa Etios
Jakarta - Toyota belum bisa memastikan mobil entry level Etios masuk pasar Indonesia. Toyota khawatir mobil tersebut mengganggu pasar Yaris di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor, Joko Trisanyoto di sela-sela Jambore TOC ke-3 di Taman Budaya, Sentul akhir pekan lalu.

"Kita masih mempelajari Etios untuk Indonesia. Takutnya ganggu pasar Yaris. Termasuk harganya Etios," ragu Joko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mobil sedan Toyota Etios yang mengusung kapasitas mesin kecil diklaim menghasilkan konsumsi bahan bakar cukup rendah, serta murah untuk ukuran mobil perkotaan.

Toyota Etios dijual di India mulai dari 496.000-686.500 rupee atau sekitar Rp 98 juta-Rp 136 juta di India pada 1 Desember 2010.

Toyota menyediakan 6 pilihan warna yakni Harmony Beige, Vermillion Red, Serene Bluish Silver, Symphony Silver, putih dan hitam. Etios mengusung mesin bensin berkapasitas 1.500 cc yang bisa menyemburkan tenaga 80 Hp.

Selain versi sedan, Toyota juga berencana meluncurkan Etios versi hatchback dengan kapasitas mesin lebih kecil yakni 1.200 cc, Toyota berjanji akan mulai memasarkannya pada April 2011.

Etios sebagai mobil entry level di India. Dengan tubuh mungilnya, Etios dilengkapi dengan fitur keselamatan yang mumpuni yakni dengan dilengkapinya ABS, EBD, SRS airbag (untuk pengemudi dan penumpang).

Bobot mobil tersebut hanya 890 kg. Untuk itu mampu mengefisiensikan konsumsi bahan bakar yang cukup untuk perjalanan dalam kota.

Pengembangan Toyota Etios memakan waktu 5 tahun dan uji coba 200.000 km dengan melibatkan insinyur India. Sebelumnya, Toyota sudah memamerkan versi prototipe Etios di India Motor Show awal tahun ini.

Pada saat peluncuran Toyota Etios di India, petinggi TAM sempat menghadirinya. Antara lain untuk mempelajari spesfikasi teknis Toyota Etios. Informasi lainnya menyebutkan TAM memiliki rencana untuk merakit Etios di Indonesia. Namun, jika diberi lampu hijau oleh pihak prinsipal.

"Kita mau rakit Etios di Indonesia, tapi itu tergantung pihak prinsipal setuju atau tidaknya," tukas Joko.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads