Lampu Mercy Bisa Soroti Pejalan Kaki

Lampu Mercy Bisa Soroti Pejalan Kaki

- detikOto
Kamis, 09 Des 2010 12:19 WIB
Lampu Mercy Bisa Soroti Pejalan Kaki
Jakarta - Sistem night vision di mobil memang bukan barang baru. Namun begitu, sistem yang bisa mempermudah kita melihat obyek seperti pejalan kaki yang berada di sekitar kita pada malam hari ini terus ditingkatkan efektivitasnya.

Mercedes-Benz, contohnya, telah mengembangkan sistem night vision yang tidak hanya mendeteksi pejalan kaki tapi juga menyoroti sinar yang lebih banyak kepada mereka, sehingga pengendara mobil Mercy bisa lebih jelas melihat pejalan kaki pada monitor di mobil.

Seperti dikutip situs resmi Daimler, Kamis (9/12/2010) sistem spotlight night vision ini menggunakan teknologi infra red yang sama dengan night vision Mercy selama ini yakni Night View Assist system (dikenalkan mulai 2009). Sistem ini pernah kami coba pada Mercy E63 AMG beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bedanya sistem terbaru menggunakan kamera multi fungsi yang biasanya dipakai untuk mendeteksi rambu jalan dan garis marka jalan. Citra dari 2 kamera ini dimasukkan ke dalam komputer yang on board di mobil yang bisa mengkalkulasi obyek.

Ketika obyek dikenali sebagai pejalan kaki, komputer langsung memerintahkan headlight untuk menyinari si pejalan kaki.

Sepasang lampu sorot ini ditempatkan pada lampu low beam, bisa menyoroti target. Mercy juga mendesain agar lampu ini bisa menyala sebanyak 4 kali untuk mengingatkan pengendara dan pejalan kaki akan keberadaan masing-masing.

Kedengarannya bagus, tapi sayang ada kelemahan. Untuk mencegah lampu mengganggu pengendara lain di jalan, sistem ini hanya berfungsi ketika jalanan di arah yang berlawanan tidak ada mobil lain.

Lebih lanjut lagi, lampu akan menyoroti pejalan kaki jika mobil melaju di atas 28 mph.

Tetapi toh Mercy tetap optimistis dengan fitur ini. Soalnya berdasarkan hasil penelitian German Federal Highway Research Institute (BASt), pejalan kaki lima kali lebih banyak tertabrak pada malam hari daripada siang hari.

Statistik lain yang lebih mencengangkan, meski yang mengendara di malam hari hanya 20 persen, namun angka kecelakaan fatal lebih sering di malam hari yakni sampai 40 persen dari total angka kecelakaan fatal.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads