Mobil ini pertama kali diperlihatkan di Tokyo Auto Show pada tahun 2009 lalu dan sudah pula diperlihatkan di Indonesia di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) pertengahan tahun 2010 lalu.
Senior Executive Officer Mitsubishi Motors Corp Yoshikazu Nakamura seperti detikOto kutip dari Auto Week Kamis (25/11/2010) mengatakan bahwa saat ini PX-MiEV sudah memasuki tahapan final untuk segera diproduksi massal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor listriknya, Permanent Magnet Synchronous bisa memproduksi tenaga mencapai 60 kw dan torsi sebesar 200 nm. Sementara mesin MIVEC 1.6 liter memiliki tenaga 85 kw dan torsi 125 nm.
Dengan kolaborasi itu Mitsubishi meyakini kalau PX-MiEV mampu menjelajah 48,2 km dengan hanya mengandalkan motor listriknya saja sebelum mesin konvensionalnya bekerja.
Selain itu, mobi ini juga telah dilengkapi teknologi khas Mitsubishi, Super-All Wheel Control (S-AWC), seperti yang ada pada Lancer Evo. Fitur Regenerative Braking yang terdapat pada PX-MiEV juga bisa membantu mengisi ulang baterai untuk meningkatkan penggunaan motor listrik dibanding mesin bensin.
Mitsubishi mengklaim konsumsi bahan bakar PX-MiEV mencapai 50 km per liter dan dengan motor listriknya yang bisa diisi ulang di rumah.
Spesifikasi Teknis:
| TipeΒ Β Β | SUV 4 tempat duduk |
| MesinΒ | MIVEC DOHC + Permanent Magnet Synchronous (listrik) |
| Tenaga MaksimalΒ Β | 85 kw (mesin bensin) |
| Β | 65 kw (motor listrik) |
| Torsi puncakΒ | 125 nm (mesin bensin) |
| Β | 200 nm (motor listrik) |
| GearboksΒ | E-4WD Super-All Wheel Control (S-AWC) |












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif