Chery Garap Mobil Listrik

Chery Garap Mobil Listrik

- detikOto
Kamis, 11 Nov 2010 16:32 WIB
Chery Garap Mobil Listrik
Shanghai - Salah satu produsen mobil China, Chery Motors Co terus berusaha menjadi lebih 'hijau'.

Setelah peluncuran dua mobil listrik konsep, Riich M1 EV dan Tiggo 3 EV di Shanghai Motor Show 2009, kini Chery mewujudkan salah satu mobil konsepnya itu menjadi sebuah produk massal yang ramah lingkungan.

Riich M1-EV akan dijual untuk pasar China terlebih dahulu  dengan harga mulai dari Rp 196 jutaan sampai Rp 311,8 jutaan. Melirik harganya ini, tentu banderol Chery Riich M1-EV masih terlihat mahal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun untuk mendorong masyarakat membeli mobil ramah lingkungan ini pemerintah China akan memberi insentif hingga Rp 80 jutaan.

Karena itu, harga bukanlah masalah. Yang jadi masalah justru infrastruktur tempat pengisian daya mobil listrik yang masih sangat minim di negeri tirai
bambu tersebut.

Mobil berbentuk city car ini secara kasat mata memiliki tampilan yang kompak dengan dukungan motor listrik berkekuatan 54 hp.

Dan dengan tenaga yang disimpan di baterai Li-ion 60AH, Chery Riich M1-EV mampu berlari dengan kecepatan tertinggi mencapai 120 km per jam. Untuk seri tertinggi angka 150 km per jam pun diklaim masih bisa dicapai.

Ketika daya yang ada di baterai habis, para pemiliknya tinggal mencolokkan mobil ini ke listrik 220V selama 6-8 jam. Masih terlalu lama untuk mobil listrik terkini. Sebab Mitsubishi i-MiEV saja mengklaim dapat mengisi baterai mereka hanya dalam waktu 2,5 jam saja.

Produsen China yang di Indonesia populer karena produk Chery QQ ini membekali mobil listriknya tersebut dengan beragam fitur keamanan mulai dari airbag, E-ABS dan EPS.

Mobil ini juga memiliki sistem dimana baterai akan terisi setiap kali mobil melakukan pengereman.

Ada lima Chery Riich M1-EV yang berbeda yakni M1-EV1, 2,3,4. Semua itu adalah mobil listrik murni. Sedangkan Chery Riich M1-EV5 merupakan mobil hybrid yang menggunakan mesin bensin kecil untuk menghasilkan listrik tambahan untuk menjangkau jalan yang lebih panjang.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads