Sebab dalam 5 hari penyelenggaraan dari tanggal 3-7 November 2010, pameran yang menggunakan lahan seluas 15 ribu meter persegi itu hanya mampu menyedot perhatian dari 82.420 orang pengunjung saja.
Angka tersebut merupakan kalkulasi dari 11.864 orang di hari Rabu (3 November), 13.543 orang di hari Kamis (4 November), 15.852 orang di Jumat (5 November), 20.099 orang di Sabtu (6 November) dan 21.062 orang di hari Minggu (7 November).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab pada tahun 2002 tercatat 183.000 orang pengunjung mendatangi JMCS. Angka itu lalu turun menjadi 181.00 pengunjung di tahun 2004 lalu turun lagi menjadi 137.068 pengunjung di 2006.
Tren penurunan kemudian berlanjut di tahun 2008 dengan hanya menyedot 100 ribu pengunjung. Lalu turun lagi menjadi 82.420 orang pengunjung.
ββ"Angka total pengunjung tersebut hanya pengunjung pembeli tiket JMCS saja yah, jadi jumlah tersebut belum termasuk pengunjung Indocomtech dan Jakarta Education Festival. Jumlah tersebut akan ditambahkan dengan total pengunjung 2 pameran tersebut," elak Staf Promosi dan Komunikasi Dyandra Promosindo Dyah Putri.
Dengan begitu, sepertinya Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) sepertinya harus segera memikirkan langkah untuk menindaklanjuti hal tersebut agar di pegelaran berikutnya tren penurunan ini tidak terus terjadi.
Dan wacana penggabungan antara pameran motor Jakarta MotorCycle Show dan pameran mobil Indonesia International Motor Show sepertinya pantas untuk dipikirkan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan