Service Manager GMAI, Rico Lianggi menjelaskan mesin Chevrolet Captiva diesel sudah kompatibel jika 'meminum' bahan bakar alternatif minyak jarak. Dan untuk jangka waktu lama, mesin diesel tidak akan bermasalah.
"Mesin Chevrolet Captiva diesel sudah kompatibel dengan minyak jarak. Mesin kita sudah di-setting untuk biodiesel dari bahan minyak jarak. Dan untuk waktu lama tidak bermasalah," kata Rico di sela-sela acara Jambore Akbar Blazer Indonesia Club di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kualitas solar kita semakin buruk. Seperti adanya hunting (kotoran hitam yang sering ditemui di setiap knalpot mobil diesel)," ucapnya.
Dan lebih dari itu, kualitas bahan bakar diesel di RI seperti yang diakui Rico bisa membuat RPM mesin naik turun. "Dan tidak stabil," ucap Rico.
Sementara lanjut Rico penyaring yang terdapat pada knalpot mobil atau disebut catalyzer akan cepat kotor. "Katalizernya akan cepat kotor," lanjutnya. Dan itu akan membuat tingkat karbondioksida yang dihasilkan kendaraan meningkat.
Karenanya jika tersedia minyak jarak lebih baik Chevrolet Captiva diesel
menggunakan bahan bakar alternatif tersebut. "Gas buangnya lebih bersih," tandasnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Pajak Kendaraan Naik karena Opsen, Pemprov Jateng Janji Kasih Keringanan