Sebab perusahaan yang dipimpin oleh Ratan Tata tersebut baru-baru ini mengirimkan Multi Purpose Vehicle (MPV) yang akan segera mereka luncurkan yakni Tata Aria ke JLR untuk diberi sentuhan kemewahan dari produsen mobil Inggris tersebut.
Prototipe Tata Aria yang pada awal tahun ini diperlihatkan di Auto Expo New Delhi menurut seorang sumber telah dikirim ke Inggris untuk meningkatkan kualitas kemewahan terutama di sektor interiornya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengembangan interior Aria ini adalah kerja-sama pertama Tata Motors dengan JLR dalam bidang desain, teknik dan finishing. Menanggapi kabar tersebut, juru bicara Tata Motors dalam sebuah email menulis, "Untuk semua produk, Tata Motors mengambil setiap langkah yang mungkin untuk memastikan bahwa mereka senang konsumen dalam segala hal," tulisnya.
Tata Aria sendiri adalah sebuah MPV yang dirancang Tata untuk melawan keperkasaan Toyota Innova. Mobil ini direncanakan akan segera diluncurkan ke pasaran dengan kisaran harga hanya 700.000 rupee atau maksimal 1.000.000 rupee atau sekitar Rp 140 juta sampai Rp 200 juta.
Namun meski termasuk murah untuk segmennya, Tata Aria ternyata juga sudah dianugerahi oleh berbagai fitur terkini fitur-fitur hiburan mulai dari 3D surround sound, dimming roof lamps hingga built in GPS kabarnya siap dipasangkan.
Tidak sampai disitu, niatan Aria untuk mengacak-acak pasar Innova pun akan semakin kuat dengan dukungan aplikasi seperti multifunction steering wheel hingga climate control dan cruise control.
Sementara untuk sektor piranti keselamatan, Tata pun ternyata juga sudah siap menyematkan 6 buah airbag dan ESP yang merupakan versi OEM pertama di India. Mobil 7 seater ini pun kabarnya sudah lulus standar Eropa dan mendapat empat bintang EuroNCAP untuk segi keamanannya.
Sedangkan untuk dapur pacu yang mereka pendam di balik bonnetnya, Tata sepertinya sudah yakin dengan performa mesin diesel berkapasitas 2.2-liter direct injection dengan Common-rail.
Seperti apa hasil sentuhan magis aristokrat Ingris di mobil India ini, kita lihat saja.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Harga BBM di Malaysia Turun, Bensin RON 95 Non-subsidi Setara Rp 15 Ribuan