Recall tersebut untuk memperbaiki braket yang berpotensi rusak pada poros gardan four-wheel-drive pada model Hilux yang diproduksi antara bulan Januari 2005 dan Februari 2010. Padahal mobil ini sudah terkenal tangguh dan unbreakable.
Penarikan kembali dari kedua varian Hilux bermesin bensin dan solar dilakukan menyusul terjadinya 19 permasalahan yang menyebabkan penggerak mobil hanya berfungsi dua roda saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di daerah-daerah terpencil mobil sering dipaksa berakselerasi keras pada jalan kasar sehingga membuat bantalan bearing gardan belakangnya tidak bisa mendukung dengan optimal," ujarnya seperti dilansir The Age, Rabu (8/9/2010).
"Tapi ini adalah peristiwa langka, dengan hanya 19 kasus yang dilaporkan di Australia, tapi semua yang bermasalah akan kita periksa dan diperbaiki secara gratis," janji Laura.
Recall terbaru Hilux ini adalah yang terbesar bagi Toyota Australia baru-baru ini, tetapi perusahaan tersebut bersikukuh tetap menempatkan pelanggan sebagai prioritasnya.
"Toyota Australia terus fokus pada kualitas sebagai prioritas utama," kata Laura. "Pelanggan kami bisa yakin, kami akan selalu menempatkan keselamatan dan layanan pelanggan ditempat pertama," tambahnya.
Toyota Hilux adalah kendaraan terlaris kedua di Australia setelah Holden Commodore, karena reputasinya sebagai kendaraan yang tangguh dan handal untuk medan Australia.
Secara total sudah mencapai 200.000 unit Hilux yang direcall di Australia tahun ini, jumlah yang melebihi total penjualan Hilux selama delapan bulan pertama tahun ini di Australia.
Sebelumnya, masih di tahun 2010 ini, selain Toyota Hilux, di Australia juga terjadi recall dalam jumlah besar seperti yang terjadi pada 42.525 unit Mitsubishi Strada Triton, 34.432 unit Holden Commodore dan 30.465 unit Ford Ranger.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya