Menyedihkannya lagi, dari data yang mereka paparkan, setiap bulannya terjadi sebanyak 520 kali kecelakaan di Jakarta, yang kebanyakan korbannya para pengguna sepeda motor.
"Apalagi, kebanyakan pula para korbannya berada dalam usia produktif," ujar Presiden Direktur Adira Insurance, Willy Suwandi Dharma, di Senayan City, Jakarta (25/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pola defensif driving adalah perilaku mengemudi, dimana pengendara mengupayakan sendiri keselamatannya di jalan raya. "Sehingga tidak lagi tergantung pada rambu-rambu atau polisi," ujar Tika diacara yang sama.
Filosofinya, dengan menerapkan prilaku defensif driving, pengemudi dituntut untuk selalu berfikir jauh kedepan, dan waspada dengan segala risiko yang sekiranya bakal terjadi didepan.
"Berusaha tetap tenang dan tidak tegang, sehingga mampu mengantisipasi kejadian didepannya," tutup Tika.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?