Bugatti Veyron Super Sport, Mobil Super Haus Bahan Bakar

Bugatti Veyron Super Sport, Mobil Super Haus Bahan Bakar

- detikOto
Jumat, 20 Agu 2010 15:08 WIB
Bugatti Veyron Super Sport, Mobil Super Haus Bahan Bakar
Pebble Beach - Produsen supercar, Bugatti memang telah memperlihatkan wajah terbaru dari Bugatti Veyron Super Sport pada akhir pekan lalu di Pebble Beach. Itu baru tampangnya saja, sementara spesifikasi lebih detail mengenai mobil ini baru saja terungkap.

Singkatnya, spesifikasi mobil versi terbaru dari pemecah rekor mobil produksi tercepat di dunia ini tetaplah mobil yang bertenaga sekaligus 'haus' bahan bakar.

Sebab mobil gila ini dipastikan akan dibekali oleh mesin W16 terbaru yang mampu mengeluarkan tenaga hingga 1.200 hp. Bisa dipastikan tenaga segila ini tentu tidak akan bisa dirasakan seluruhnya di jalanan biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena mesin gila yang dipadukan dengan transmisi 7-speed DSG ini sudah mampu melaju dari diam sampai 100 km perjam hanya dalam waktu 2,5 detik saja dan berakselerasi ke angka 200 km perjam hanya dalam 7,3 detik.

Nah karena tenaga dan kemampuannya yang mengerikan inilah maka tidak heran bila Bugatti Veyron Super Sport seperti haus ketika berjalan. Sebab untuk 1 liter bensin Bugatti Veyron Super Sport sanggup melahapnya hanya dengan berjalan sejauh 2,5 km saja alias 1:2,5 km perliter.

Sedangkan untuk dijalan bebas hambatan Bugatti Veyron Super Sport ini sedikit lebih irit yakni memiliki perbandingan 1:6,9 km perliter.

Padahal mesin yang berada di balik bonnetnya hanya mau minum bensin dengan oktan tinggi saja yakni bensin dengan Ron 98 yang tentunya tidak dijual di SPBU umum di Indonesia.

Meski begitu, Bugatti memangkas topspeed mobil ini untuk menghemat penggunaan ban. Bila di pemecahan rekor mobil tercepat di dunia Bugatti Veyron Super Sport mampu melaju sampai 431,3 km perjam, maka di versi ini Bugatti mengurangi kecepatan itu menjadi hanya 430,9 km perjam saja.

Tapi tetap saja kemampuan Bugatti Veyron Super Sport tersebut tidak akan berguna banyak bila digunakan di jalanan Jakarta yang sudah super macet.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads