Sebentar lagi sebuah peristiwa bersejarah akan terjadi. Sebuah perjalanan panjang tanpa sopir saat ini sedang dilakukan dari Italia ke China untuk menguji batas teknologi otomotif masa depan.Perjalanan panjang dua kendaraan berkelir jingga itu akan melintasi 12.800 kilometer jalan melalui jalur antara Italia dan China melintasi Rusia, Siberia hingga gurun Gobi sebelum sampai di Shanghai China pada bulan Oktober 2010 mendatang."Apa yang kami coba lakukan adalah mencoba sistem kami dan melihat apakah mereka dapat bekerja dalam lingkungan yang nyata, dengan cuaca yang nyata, lalu lintas yang nyata dan orang-orang gila yang lewat di depan Anda dan kemudian menyalip Anda," ujar Pimpinan Proyek Alberto Broggi seperti detikOto kutip dari Daily Mail, Selasa (10/8/2010).
Proyek yang melibatkan mobil bertenaga listrik tanpa awak ini pun dapat dikatakan sebagai test drive terpanjang yang pernah lakukan kendaraan tak berawak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun meski tidak dikendalikan manusia, demi alasan keamanan, dua orang teknisi berada di mobil. Namun tugasnya bukan untuk mengemudikan mobil tapi hanya untuk memperbaiki masalah-masalah kecil dan mengambil alih kemudi dalam keadaan darurat.
"Kami pasti akan membutuhkan bantuan oleh manusia. Tidaklah mungkin untuk benar-benar 100 persen tanpa pengemudi. Ini adalah mengapa saya menyebutnya tes, bukan demonstrasi," tandas Broggi.
Teknologi pada mobil ini dikembangkan oleh Vislab di University of Parma dan diharapkan akan mampu diaplikasikan ke kehidupan sebenarnya pada 10-20 tahun mendatang.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas