PT Astra Honda motor (AHM) menilai pelarangan motor melintas di jalan protokol bukanlah solusi masalah kemacetan sekarang ini.
"Mari kita duduk bersama. Jangan ingin menyelesaikan masalah tapi malah melahirkan masalah baru," ujar Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan di sela-sela pembukaan kompetisi safety riding Honda di Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk memutar roda ekonomi kita butuh kendaraan agar bisa produktif, kalau kendaraan ini dihambat, berarti juga menghambat pertumbuhan ekonomi," tukasnya.
"Bagaimana misalnya dengan bisnis katering atau kurir, dengan pembatasan ini mereka jadi sulit bergerak. Belum lagi karyawan yang belum mampu membeli mobil," tambahnya.
Padahal kalau roda ekonomi meningkat, derajat hidup masyarakat juga makin meningkat. Suatu saat ketika transportasi massal sudah baik dan tingkat ekonomi masyarakat meningkat, penjualan motor menurut Julius pasti akan menurun.
Jadi menurutnya hal itu tidak perlu dibatasi. Biarkan hal itu terjadi secara alami.
Karena itulah Pemprov DKI Jakarta menurut Julius harus duduk bersama dengan para produsen motor untuk mencari jalan keluar terbaik yang tidak memberatkan rakyat kecil.
"Jadi solusi yang diambil adalah solusi terbaik bagi semua pihak," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat