pemerintah yang dengan lantang menantang para pelaku industri untuk membuat kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Pabrikan-pabrikan mobil yang sudah ada tidaklah harus berpikir jauh-jauh untuk membuat mobil eco berteknologi lingkungan seperti fuel cell, hybrid, listrik atau bahkan hidrogen.
Karena sebenarnya ada sebuah teknologi yang sudah di depan mata dan tinggal dijalankan saja. Apakah itu?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gas menurut Boediono merupakan salah satu alternatif karena persediaannya jauh lebih besar dari minyak bumi yang saat ini makin berkurang.
"Dengan mengubah BBM menjadi BBG di kota besar maka akan signifikan mengurangi emisi di negara kita," tandasnya.
Sementara teknologi ramah lingkungan lain menurut Boediono saat ini masih terbilang mahal untuk di produksi massal. Jadi disini, BBG bisa menjadi alternatif cerdik bagi industri otomotif Indonesia.
"Masih perlu lompatan agar bisa dimassalkan," tandasnya. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun