Sebab presiden berkulit hitam pertama di Amerika tersebut seperti detikOto kutip dari USA Today, Jumat (16/7/2010) ternyata mengikuti perkembangan teknologi kendaraan. Bahkan Obama menargetkan akan ada 1 juta unit kendaraan hibrid yang lalu lalang di Amerika pada tahun 2015 mendatang.
Pemerintahan Obama pun juga menjanjikan akan mengucurkan dana hingga US 2,4 miliar atau sekitar Rp 21,7 triliun untuk mengembangkan kendaraan listrik dan baterai generasi mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini tentu sangat berbeda dengan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia yang masih mengganggap sebelah mata mobil hibrid. Bahkan bila pembeli mobil hibrid di Amerika mendapat insentif, di Indonesia para konsumen malah di bebani dengan pajak yang tinggi.
Langkah yang dilakukan Obama tersebut pun langsung mendapat respon. Produsen mobil, Ford mengatakan mereka siap menampung baterai mobil untuk diboyong ke pasar Amerika. Begitu juga produsen mobil Amerika lainnya yakni General Motors yang mengatakan bahwa mereka juga sedang membicarakan paket baterai terbaru untuk Chevrolet Volt.
Tidak hanya Obama, dalam seminggu belakangan ini para pejabat Amerika pun seperti dilansir AP seolah bersama-sama melakukan kampanye terhadap penggunaan mobil ramah lingkungan.
Misalnya saja Sekertaris Pembangunan Perumahan dan Perkotaan Shaun Donovan Rabu minggu lalu menyelenggarakan acara di New York bersama Walikota Michael Bloomberg untuk mempromosikan stasiun pengisian untuk mobil listrik.
Sementara Sekretaris Pertanian Tom Vilsack membahas kendaraan ramah lingkungan di Richmond. Begitu pula dengan Sekretaris Tenaga Kerja Hilda Solis yang mengunjungi pabrik baterai di Charlotte.
Sekertaris Energi Steven Chu akan mengunjungi Delphi Automotive Systems, sebuah perusahaan yang disuntikan dana hingga US$ 89 juta untuk mengembangkan komponen elektronik untuk kendaraan.
Bahkan kabarnya acara sejenis juga direncanakan minggu ini di Vermont, Pennsylvania dan Maryland. Jadi kalau Amerika saja seperti itu, kenapa Indonesia tidak? (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!