'Si Ular' Terakhir Disambut dengan Sentuhan Emas

'Si Ular' Terakhir Disambut dengan Sentuhan Emas

- detikOto
Selasa, 06 Jul 2010 11:25 WIB
Si Ular Terakhir Disambut dengan Sentuhan Emas
Detroit - 'Si ular' Dodge Viper itu akhirnya berhenti diproduksi. Agar semakin istimewa produksi terakhir mobil sport keluaran pabrik Chrysler itu dilaburi sentuhan khusus.

Sukacita menjadi latar belakang suasana di pabrik tersebut, ketika sebuah Dodge Viper coupe Ultimate Factory Customized dipersembahkan bagi pembeli Viper terakhir, Ann D'Rauh.

Apa istimewanya? Seperti dikutip situs resmi Chrysler, Selasa (6/7/2010) sebagai pembeli terakhir, Rauh diberikan kesempatan untuk turut andil bekerja secara ekslusif dengan tim desain Dodge untuk memilih sentuhan pribadi yang dia inginkan pada mobilnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia melabur warna emas perunggu pada Viper miliknya dengan cat khusus yang
dipasok House of Color, serta interior kulit kustom dikerjakan Tony Spampinito dari Venzano.

Lalu, hadir juga Bob Soroka, dari Chrysler LLC Racing Street dan tim teknologi, airbrushed layout dari trek balap Viper untuk menyempurnakan tampilan luar dari Dodge Viper Ultimate Factory Customized tersebut.

Sementara untuk lingkar rodanya, pelek lima spoke alumuniumnya dilukis dengan
grafis berwarna gelap, sehingga tampilannya sekarang benar-benar mencirikan sang pemilik.

Viper untuk Rauh itu adalah yang terakhir dari generasi Viper saat ini yang
dibangun di pabrik. Dodge telah menciptakan model-model edisi khusus Viper untuk tahun 2010, dengan produksi awal Dodge Viper mulai sejak tahun 1992.

Rauh, ternyata bukan pertama kalinya membeli sport coupe khas Amerika tersebut, karena sebelumnya, ia dan suaminya Wayne dari Arp, Texas, sudah memiliki lebih dari 40 unit Dodge Viper, sehingga menjadikan mereka pengoleksi Dodge Viper terbanyak di dunia.

Penyerahan mobil Viper untuk Rauh ini diserahkan oleh CEO dan Presiden Dodge, Ralph Gilles dan manajer pabrik Gordon Brown Shelly. Acara ini juga diikuti oleh lebih dari 400 pemilik setia Viper di Conner Avenue Assembly Plant di Detroit.
(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads