Raja Abdullah Beri Lampu Hijau Mobil Arab Saudi Pertama

Raja Abdullah Beri Lampu Hijau Mobil Arab Saudi Pertama

- detikOto
Kamis, 17 Jun 2010 14:15 WIB
Raja Abdullah Beri Lampu Hijau Mobil Arab Saudi Pertama
Riyadh - Tidak jauh beda dengan kehebatan para pelajar Indonesia yang sudah bisa menciptakan mobil sendiri bermerek Esemka, para pelajar Arab Saudi pun ternyata juga mampu membuat sebuah mobil yang tangguh.

Mobil buatan mereka pun dipastikan akan segera masuk dapur produksi untuk segera diproduksi massal setelah Raja Abdullah Bin Abdul Aziz menyalakan lampu hijau. Raja Abdullah pun hadir dalam acara peluncuran Gazal-1 yang digelar 14 Juni 2010 lalu.

Beda dengan Esemka yang dibuat pelajar di berbagai SMK, mobil segala medan dari Arab Saudi yang dinamakan Gazal-1 ini dibuat oleh mahasiswa-mahasiswa dari Universitas King Saud yang berada di Riyadh, Arab Saudi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah titik balik dari sebuah kerajaan ke negara manufaktur mobil yang mirip dengan negara-negara industri lainnya di dunia," ujar Presiden Universitas King Saud Abdullah Al Othman seperti dilansir Gulf News, Kamis (17/6/2010).

Gazal-1 sendiri adalah Sport Utility Vehicle (SUV) yang mampu merambah segala medan. Terlebih dengan dimensi panjang 4,8 meter dan lebar 1,9 meter berpenggerak empat roda (four wheel drive), Gazal-1 diklaim tangguh menggilas ganasnya medan Timur Tengah.

Sayangnya tidak diketahui lebih lanjut bagaimana spesifikasi mesin maupun fitur-fitur yang disematkan di mobil yang rancangannya dibantu oleh perusahaan-perusahaan terkemuka seperti Motorola, Mercedes dan Magna.

Bentuk awal dari mobil ini telah diperlihatkan di Geneva Auto Show dengan nama yang sama yang sangat mirip dengan Mercedes-Benz G Class. Namun untuk versi produksinya kemungkinan para mahasiswa ini akan mengubah beberapa bagian.

Tapi untuk memproduksi mobil ini, Arab Saudi bukanlah tanpa halangan. Sebab meskipun terkenal sebagai negara kaya, Arab Saudi saat ini kekurangan SDM di bidang industri yang memiliki keahlian yang mumpuni.

Padahal dalam tiga tahun kedepan, Gazal-1 rencananya akan diproduksi hingga ke angka 20.000 unit dan diperkirakan akan membutuhkan biaya investasi hingga US$ 400 juta sampai US$ 500 juta.

"Kontak terus-menerus dilakukan dengan investor dari Saudi untuk produksi massa Gazal-1 ini," pungkas Profesor Teknik Industri di KSU, Said Darwish seperti dikutip oleh Arab News.

Jika Gazal-1 sudah diberi lampu hijau oleh Raja Abdullah untuk mulai diproduksi dan menjadi mobil pertama milik Arab Saudi, akankah Esemka juga bernasib sama?

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads