Kita simak produsen motor Honda. Honda berani memberikan potongan downpayment (DP) dari Rp 1 juta - Rp 1,7 jutaan.
Di kelas bebek, Honda memberikan potongan DP untuk Revo hingga Rp 1,7 juta untuk Revo model CW jadi DP sebesar Rp 500 ribu,Β dari sebelumnya DP sebesar RP 2,2 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kelas skutik, seperti Honda Blade, Honda hanya mengenakan DP untuk konsumen sebesar Rp 600 ribu dari sebelumnya sebesar Rp 1,8 juta. Sedangkan untuk motor sport New Tiger, Honda memangkas DP hingga Rp 1 juta. Dan konsumen pun cukup membayar dengan harga Rp 3,5 juta.
Sayang, Honda tidak memberikan potongan DP untuk skutik anyarnya yakni Scoopy. DP skutik tersebut tetap Rp 1 juta.
Sementara untuk rival terberat Honda di pasar roda tanah air, Yamaha ternyata kurang berani memberikan potongan 'DP' sedrastis Honda.
Rata-rata dari penjualan sepeda motor Yamaha di PRJ, Yamaha hanya memberikan potongan DP sebesar Rp 200 ribu untuk setiap unit yang dijual. Namun, potongan tidak berarti untuk Yamaha Xeon. DP skutik Xeon tetap Rp 2 juta.
Sedangkan untuk merek sepeda motor Jepang lainnya, Suzuki ternyata lebih berani dari Yamaha.
Mengikuti jejak Honda, Suzuki ternyata memberikan potongan DP dari Rp 700 - Rp 1 juta.
Salah satu bebek anyar Suzuki berkapasitas 115 cc, Titan. DP untuk Titan turun menjadi Rp 500 ribu di ajang PRJ dari sebelumnya Rp 1,5 juta.
Sementara produsen motor India, TVS juga ikut memberikan promo menarik.
MenyambutΒ peringatan 100 tahun berdirinya TVS Group, untuk motor baru ini TVS Neo X3i 110 cc konsumen bisa mendapatkan DP sebesar Rp 500 ribu dan angsuran ringan mulai Rp 300 ribuan.
Selain itu, setiap pembelian motor TVS tipe apapun, konsumen bisa mendapatkan hadiah langsung televisi. Dan penawaran menarik lainnya adalah, setiap pembelian motor TVS selama di PRJ 2010 akan mendapatkan servis gratis motor selama 3 (tiga) tahun.
Mmm siap menimang motor favorit Anda?
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas