Batal Bawa Thunder 150, Suzuki Siapkan Motor Anyar

Batal Bawa Thunder 150, Suzuki Siapkan Motor Anyar

- detikOto
Kamis, 27 Mei 2010 13:21 WIB
Batal Bawa Thunder 150, Suzuki Siapkan Motor Anyar
Jakarta - Selubung misteri Suzuki Thunder 150 nampaknya sedikit- demi sedikit mulai terungkap. Rencana Suzuki untuk memasukkan model Thunder berkapasitas 150 cc sudah hampir bisa dipastikan batal.

Tapi tunggu dulu, sebab sebagai gantinya PT Suzuki Indomobil Sales ternyata sedang melakukan kajian mendalam untuk memasukkan sebuah motor sport anyar berkapasitas 150 cc, yakni menggunakan basis Suzuki GS 150 yang beredar di India sana.

Bahkan Suzuki sudah memperlihatkan contoh motor ini ke hadapan diler-diler Suzuki dari seluruh Indonesia yang hadir dalam dealer meeting beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau untuk Thunder yang 150 sepertinya susah ya, karena modelnya tidak jauh berbeda dengan yang 125, padahal kita mau motor baru ini tampangnya beda," ujar Dept Head Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales Setiawan Surya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Setiawan menuturkan bahwa selain masalah disain yang sebelas-dua belas diantara Thunder 125 dan Thunder 150, ada beberapa faktor lagi yang memberatkan.

"Seperti harga, harga Thunder 150 kalau kita paksakan sekarang masih tinggi dan tidak kompetitif," paparnya.

Namun begitu, Suzuki hingga sekarang belum bisa memastikan kapan waktu peluncuran motor anyarnya ini. "Sudah kita perlihatkan di dealer meeting untuk mengetahui respons mereka, kalau mereka suka, kita mau tanyakan dulu apakah India bisa membantu kita," jelas Setiawan.

Suzuki GS 150 sendiri adalah sebuah motor sport yang mengusung transmisi enam percepatan. Tampilan luar motor ini tampak berotot dengan garis disain tegas ala naked bike.

Tapi bila pun jadi dimasukkan, Setiawan tidak bisa memberitahu apakah motor yang kemungkinan harganya tidak sampai Rp 20 jutaan ini akan mengusung nama besar Thunder ataukah akan diberi nama baru.

"Untuk itu (nama) belum tahu. Dan kalau ditanya kapan, saya hanya bisa bilang Insya Allah tahun depan bila hasil riset memungkinkan hal itu," tandasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads