Sebab motor yang akan meneruskan kiprah Mega Pro di belantika roda dua tanah air itu adalah motor yang benar-benar baru dan akan diluncurkan bersamaan di Indonesia, Thailand dan Vietnam tahun ini.
Hal tersebut diungkapkan oleh Senior General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM), Sigit Kumala kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak hal yang menurut Sigit menjadi bahan pertimbangan yang harus benar-benar dipikirkan AHM saat ini. Meski begitu, Sigit tetap tidak mau membocorkan nama asli dari motor ayar 150 cc yang akan diluncurkan di negara Thailand dan Vietnam.
"Karena motor ini kan benar-benar baru dan beda dari Mega Pro, jadi bisa pakai nama baru. Tapi kalau tidak meneruskan nama Mega Pro juga riskan dan harus dipikirkan ulang, karena nama Mega Pro sudah sedemikian besar," ungkapnya.
Karena itulah untuk urusan ini, AHM menurut Sigit akan ekstra keras berpikir. Sebab urusan nama produk memang sesuatu yang vital.
AHM sendiri saat ini sudah berancang-ancang untuk segera memproduksi sebanyak 180.000 unit motor baru tersebut dengan kapasitas mesin 149,2 cc.
Angka produksi yang tidak sedikit itu terdiri dari rencana produksi 78.000 unit motor berkode GL15A1RR M/T yang kemungkinan merupakan versi pelek palang dari motor anyar Honda tersebut danΒ 102 ribu unit motor berkode GL15A1D M/T yang kemungkinan merupakan versi jari-jari alias spoke wheel.
"Motor ini benar-benar motor baru, baik desain dan mesin," pungkasnya. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?