"Memang ada di Indonesia. Sebanyak 21 unit Panamera kita cek kondisi sabuk pengamannya. Namun itu tidak semuanya kena. Tetapi untuk menjaga keamanan kita cek kondisi mobilnya. Kalau ada yang salah kita tambahkan sim atau pengganjal
seperti yang dilakukan pada mobil lainnya," kata VP Sales Marketing Porsche Center Jakarta, PT Eurokars Artha Utama Yudy W. Widodo ketika dihubungi detikOto, Rabu (28/4/2010).
Yudi menjelaskan Porsche Panamera yang diperiksa adalah mobilΒ keluaran tahun 2009 akhir hingga 2010 awal. Penarikan sudah berjalan selama 2 minggu dengan instruksi dari pabrikan Porsche dari Jerman langsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Porsche Indonesia seperti yang dijelaskan Yudi, menjamin tidak ada pungutan biaya seperti yang dilakukan Porsche Jerman. "Tidak ada pungutan biaya sama sekali," ujarnya.
Masing-masing pemilik Panamera di Indonesia diharapkan mendatangi bengkel resmi Porsche di Indonesia untuk diadakan pengecakan ulang. "Mereka datang langsung kita cek untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya.
Di Indonesia ada 3 varian yakni Panamera Turbo, Panamera 4S dan Panamera S. Harganya sendiri mulai Rp 1,2 miliar.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan