Seperti Toyota indonesia, yang mengaku konsep pemerintah yang mengedepankan mobil yang ramah lingkungan tapi murah, dianggap bakal memberatkan mereka dalam pengembangannya.
"Sebenarnya, lebih mudah membuat Lexus sekalian daripada mobil yang Eco tapi murah," ujar Chief External Affair PT Toyota Manufacturing Indonesia Irwan Priyantoko, di Hotel Gran Melia, Jakarta, (31/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya itu jelas memberatkan, karena kita jadi terbatas dimana-mana dalam pengembangannya," tambahnya.
Apalagi, sejauh ini pemerintah belum memberikan kejelasan apapun mengenai jenis, mesin, bahkan ukuran yang diatur untuk mengembangkan mobil murah tersebut d
tanah air.
Sehingga, sejauh ini baru pembicaraan saja antara prinsipal di Jepang dengan pemerintah dan Toyota Indonesia belum mempersiapkan apapun untuk mulai mengembangkan mobil murah di tanah air.
"Jadi kita masih belum tahu sampai sedetil apa, baik dari jenisnya maupun kapan waktunya," pungkas Irwan.
Akan tetapi, bukan berarti Toyota menjadi urung untuk membuat mobil murah di tanah air. Toyota pun mengaku, kalau memang sudah ada kejelasan dari pemerintah, mereka siap mendukung.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Ada Demo BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Catat Rute Alternatifnya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina