IIMS Masih Jadi Anak Tiri

IIMS Masih Jadi Anak Tiri

- detikOto
Rabu, 31 Mar 2010 08:25 WIB
IIMS Masih Jadi Anak Tiri
Jakarta - Meskipun berstatus sebagai pameran otomotif terbesar di Indonesia, Indonesia International Motor Show 2010 (IIMS) sepertinya belum mendapat perhatian mendalam adri pemerintah Indonesia.

IIMS 2010 mungkin masih dianggap sebuah event ecek-ecek yang tidak perlu dibantu keberlangsungannya. Padahal ajang ini merupakan barometer perkembangan industri otomotif di negeri ini.

"Dulu ketika belum menggunakan nama 'International' kita dibantu dan di dorong buat maju. Tapi sekarang giliran sudah pakai embel-embel 'International' kita malah dicuekin," ujar penasihat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Bambang Trisulo di sela jumpa pers IIMS di fcone, Fx lifestyle Xenter, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (30/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal ajang seperti IIMS ini seharusnya dipandang pemerintah khususnya dari segi pariwisata, agar masyarakat luar tahu event ini dan datang untuk melihatnya. "Ketika mereka datang, kan bukan hanya ke IIMS saja tapi juga jalan-jalan ke berbagai tempat lain di Indonesia. Seharusnya ini dilihat sebagai potensi," tegasnya.

Keluhan senada juga dilontarkan oleh ketua penyelenggara IIMS 2010, Johnny Darmawan. Pria yang juga merupakan Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) ini
mengaku bingung dengan keadaan sekarang.

"Padahal bila dilihat secara obyektif, IIMS ini besar. Bangkok Motor Show (BMS) saja kalah sama kita, tapi kenapa masih seperti ini," ujarnya.

Lebih parahnya lagi lanjut Johnny animo masyarakat terhadap acara ini pun masih terbilang kurang. Sebab dengan ruang pamer dan variasi kendaraan yang dipamerkan, IIMS sebenarnya lebih besar dari Bangkok.

"Ruang pamer kita lebih besar dua kali lipat dari Bangkok dan hanya kalah dari Beijing saja. Tapi kenapa jumlah pengunjungnya masih berkutat di angka 200 ribuan orang saja ya. Nah dari situ, mari kita cari solusinya," ujar Board of Director PT Dyandra Promosindo yang menjadi event orginezer IIMS, Dani Budiarto.

Sementara itu panitia juga menjanjikan IIMS tahun ini akan lebih mengedepankan sisi inovasi teknologi.

"Jualan memang penting, tapi memperlihatkan kemajuan dan inovasi teknologi kepada masyarakat jauh lebih penting," ujar Johnny.

Inovasi itu menurut Johnny dapat berupa hadirnya beragam mobil konsep dan mobil-mobil canggih yang tidak ada di Indonesia.

"Di situ masyarakat jadi bisa melihat teknologi atau inovasi apa yang sekerang berkembang di dunia," pungkasnya.

Namun ketika di singgung mobil konsep apa saja yang akan dihadirkan 19 merek mobil penumpang 19 merek mobil dan 4 merek kendaraan komersil serta 155 perusahaan aksesoris kendaraan yang menjadi peserta IIMS seperti Toyota, Honda, Nissan, Suzuki Chevrolet dan lainnya, Johnny masih belum bisa mengatakannya.

"Kalau untuk mobil konsep apa saja yang akan hadir di IIMS nanti saya belum bisa bilang, karena itu kan kebijakan para peserta sendiri. Tapi kita di panitia sudah menghimbau agar mereka memperlihatkan apa saja sih inovasi yang sudah di capai merek mereka," papar Johnny.

IIMS sendiri akan diselenggarakan di JI Expo, Kemayoran pada 23 Juli sampai 1 Agustus ini dengan tema 'Eco-Technology Motoring'. Selama penyelenggaraannya nanti, Johnny menargetkan pameran mobil terbesar di Indonesia itu mampu mendatangkan pengunjung hingga 260 ribu orang.
(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads