Program yang dinamakan Fast or Free tersebut bertujuan agar minimnya kapasitas bengkel yang dimiliki Chevy bisa tetap dioptimalisasi, sehingga sirkulasi
service lebih baik karena dengan program ini bisa menampung lebih banyak mobil.
Direktur After Sales Service GMAI, FA Suwadji Wirjono,Β menjelaskan kalau strategi ini dipilih karena bila menambah luas area sangat sulit dan butuh investasi yang tak sedikit, sehingga kinerja yang dipercepat bisa menjadi solusi agar konsumen tidak kecewa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mewujudkan hal tersebut, GMAI telah menyiapkan alat khusus, termasuk area yang juga disediakan khusus untuk mengganti oli cepat tersebut, agar konsumen
tidak perlu mengantre. Alat tersebut membuat penggantian oli lebih mudah, karena tidak perlu membuka baut penutup oli dikolong mesin.
"Cukup dengan membuka tutup pengisian oli, maka oli bekas akan disedot dari atas dan diganti dengan oli yang baru," ujarnya.
Strategi ini akan diterapkan hanya pada beberapa bengkel Chevy yang sudah mengalami over capacity (penuh), sehingga berdampak negatif bagi pelanggan, seperti pada wilayah Jakarta, Surabaya dan Medan.
Suwadji juga mengungkapkan, meskipun program ini baru akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2010 ini, namun dibeberapa bengkel over capacity tersebut dari sekarang sudah mulai diuterapkan, sehingga diharapkan bisa membuat konsumen lebih nyaman dalam menikmati layanan after sales service di GMAI.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas