"Jika ada pernyataan dari saksi ahli bidang otomotif merek terkait, harus ada langkah konkretnya. Kita tidak mungkin membiarkan produk gagal untuk dipasarkan. Akan kita koordinasikan lebih lanjut untuk itu (recall)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jaksel, Selasa (9/3/2010).
Lebih lanjut Boy sendiri belum bisa memastikan apakah Toyota RAV4 memang bermasalah atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengetahui ada tidaknya permasalahan dalam mobil tersebut, Polda akan memintai keterangan saksi ahli dari bengkel kendaraan terebut. Dan jika dalam pemeriksaan saksi menyatakan adanya kegagalan dalam produksi mobil tersebut, Polda tidak akan membiarkan mobil tersebut dipasarkan.
"Tentunya kita harus mengingatkan kepada pemegang merek untuk mewaspadai produk tersebut jika memang ada kegagalan produksi," imbuhnya.
Pernah Terjadi di Bogor
Sebelumnya Kepala Seksi Kecelakaan Lalulintas Direktorat Lalulintas Polda Metro Kompol Herman Ruswandi menyatakan bahwa mobil Toyota RAV4 yang ditumpangi kelima pelajar itu merupakan produk built-up tahun 2009. Dia menduga, kondisi pedal gas mobil tersebut bermasalah.
"(Pedal) gas-nya nggak bisa balik lagi," kata Herman, kemarin.
Peristiwa kecelakaan dengan mobil yang sama, kata Herman juga pernah terjadi di Puncak, Bogor, Jawa Barat.
"Dari bengkel kendaraan tersebut memang gasnya enggak balik lagi," imbuh Herman.
(mei/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?