Hybrid LIPI Lebih Murah dari Prius

Hybrid LIPI Lebih Murah dari Prius

- detikOto
Senin, 08 Mar 2010 16:23 WIB
Hybrid LIPI Lebih Murah dari Prius
Jakarta - Siapa bilang anak bangsa tidak kreatif? Lewat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) anak bangsa mencoba terobosan baru dengan membangun kendaraan hybrid yang diklaim sangat hemat bahan bakar.

Kendaraan bermesin ganda yakni bensin dan listrik itu disebut LIPI sebagai "The 1st Hybrid Elecric Vehicle" berkonsep hatchback.

Mesin bensin bekerja hanya untuk mengisi mesin listrik, sedangkan mesin listrik berfungsi untuk menggerakan as roda belakang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hybrid LIPI sudah diuji berjalan hingga 2.000 km dengan berkeliling di seputar Bandung, Jawa Barat. Selama ini Hybrid LIPI sudah tampil 2 kali di mata publik.

Pertama di Bandung satu bulan lalu dan kedua di ditampilkan pada acara Eco-Products International Fair dari 4 sampai 7 Maret 2010 lalu.

"Kita sudah uji coba jalan di seputaran Bandung. Jarak tempuh sudah 2.000 kimometer. Alhasil mobil tidak apa-apa," kata Kepala Bidang Peralatan Transportasi Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI Abdul Hapid kepada detikOto, Senin (8/3/2010).

Hatchback itu dilengkapi dengan generator dengan kapasitas mesin 160 cc. Kinerja mesin listrik adalah memanfaatkan sistem pengeremen atau Regeratif Breaking.

"Energi yang keluar di saat pengereman dimanfatkan untuk mengisi baterei," ucap Hapid.

Sementara Hapid menjelaskan mobil tersebut tidak ada kendala disaat tanjakan. Mobil tetap nyaman.

Dari data yang detikOto terima Hybrid tersebut dapat berjalan hingga 70 km per jam. Sedangkan tenaga kuda yang dapat dihasilkan yakni 43 Hp pada putaran 7.500 rpm sedangkan torsi 129 Nm.

Mobil hybrid yang dikerjakan sejak 2005 dan rampung 2009 itu dana Rp 179 juta. Sedangkan jika diproduksi massal Hybrid LIPI bisa dibandrol seharga Rp 220 juta.

"Dana produksi perunit memakan dana Rp 170 juta. Jadi kalau ini diproduksi massal bisa jadi dihargai Rp 220 juta perunitnya," tandasnya.

Sementara Hapid mengklaim dana perawatan kendaraan yang dirancangnya tidak semahal mobil konvensional lainnya. "Harga perawatan hanya 10 persen dari mobil konvensional," tutupnya.
(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads