Dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendorong para pemegang merek mobil di tanah air untuk mengembangkan riset dan pengembangan (Research and Development) mereka di Indonesia, agar bisa membuat mobil sendiri.
Hal tersebut diutarakan langsung Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR usai rapat umum Gaikindo di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (15/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan dorong para ATPM untuk mengembangkan R and D di sini, agar tidak lagi bergantung pada prinsipal ketika hendak membuat produk baru," ujarnya.
Hal tersebut bukanlah sebuah mimpi lagi, tambahnya. Karena untuk perakitan saja Indonesia sudah sangat maju, dan bahkan sudah diakui oleh dunia internasional, khususnya kawasan ASEAN, dimana banyak produk Indonesia yang diekspor untuk pasar ASEAN.
"Kan berarti tinggal risetnya kita yang masih lemah, itu yang harus ditingkatkan mulai sekarang," ujar Sudirman.
Sehingga, untuk membuat mobil baru yang sesuai dengan kondisi dan karakter pasar nasional tidak perlu lagi bergantung pada prinsipal. Maka dengan begitu, tidak hanya penjualannya saja yang maju, tapi industri otomotifnya pun ikut berkembang.
"Dan saya rasa prinsipal tidak akan keberatan, ketika ada ATPM di sini yang mau membuat mobil sendiri, apalagi kalau sudah memiliki merek yang kuat," timpal Sudirman.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik