Pajak Mobil Mencekik, Gaikindo Jalan-jalan ke Daerah

Pajak Mobil Mencekik, Gaikindo Jalan-jalan ke Daerah

- detikOto
Senin, 15 Feb 2010 16:06 WIB
Pajak Mobil Mencekik, Gaikindo Jalan-jalan ke Daerah
Jakarta - Kenaikan berbagai pajak mobil ternyata membuat para pabrikan mobil ketar ketir, karena jelas dengan dinaikkannya kedua item pajak tersebut nantinya bisa mengerek naik harga jual produk-produk mereka.

Karenanya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebagai asosiasi yang menaungi para pelaku industri otomotif tersebut akan jalan-jalan ke daerah-daerah guna mendiskusikan hal tersebut.

Ketua Umum Gaikindo yang baru, Sudirman MR coba angkat komentar. Menurutnya, rencana kenaikan pajak tersebut kebijakannya ditentukan oleh tiap-tiap pemerintah daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami berharap Gaikindo bisa menjadi mitra yang kompeten untuk mendiskusikan kebijakan tersebut," ujarnya ketika ditemui di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta (15/2/2010)

Sudirman pun menambahkan, berbagai masukan dan saran dari Gaikindo terkait dengan rencana kenaikan pajak kendaraan tersebut bisa berguna untuk menjembatani antara pemerintah daerah dan para pelaku industri otomotif di tanah air.

"Kita juga akan bantu evaluasi dalam 2 atau 3 bulan kedepan, dengan mengunjungi tiap-tiap daerah yang memiliki potensi perkembangan industri otomotif," tambah Sudirman.

Sehingga, kalaupun pajak kendaraan bermotor serta biaya balik nama tersebut harus dinaikkan, hendaknya tidak sampai mempengaruhi harga jual yang bakal ikut naik, sehingga tidak memberatkan masyarakat untuk membeli kendaraan.

"Kita akan duduk bersama dengan pemerintah dan membahas serta mengevaluasi kenaikan pajak-pajak kendaraan tersebut," ujarnya.

Menurutnya regulasi-regulasi yang direncanakan pemerintah terhadap pajak kendaraan akan sangat membatasi volume penjualan mobil.

Oleh sebab itu Gaikindo berharap kepada pemerintah untuk memberikan putusan yang tidak memberatkan ATPM-ATPM dalam negeri.

"Kita akan me-review kembali agar kondisi penjualan mobil tetap maju di dalam negeri dan market pun tetap besar," cetusnya. (ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads