Direcall, Pengguna Honda City Deg-degan

Direcall, Pengguna Honda City Deg-degan

- detikOto
Selasa, 02 Feb 2010 11:57 WIB
Direcall, Pengguna Honda City Deg-degan
Jakarta - Penarikan kembali (recall) mobil Honda City membuat pengguna mobil sedan ini deg-degan, apakah mobilnya akan terkena recall. Seperti misalnya wanita yang satu ini. Sebut saja namanya Manda.

"Iya gue khawatir dengan penarikan itu. Takut efeknya besar," kata Manda kepada
detikOto, Senin (1/2/2010).

Manda sendiri mengaku pernah mengalami kerusakan pada power window mobilnya. Power window Honda City yang ia gunakan pernah mati ketika ia mencuci mobilnya. Matinya power window mobil ia ketahui setelah ia mengunjungi bengkel mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pernah kemasukan air yah," ujar Manda menirukan ucapan sang montir.

Sementara teknisi tersebut mengatakan matinya power window disebabkan kabel power window yang tidak rapih. "Kata montirnya karena kabel yang berantakan, sangat tidak rapih," tutur Mandha. "Saya takut penyebab kebakaran karena itu," tambahnya.

Namun ada juga pengguna Honda City yang malah senang dengan adanya recall Honda City.

"Itu justru bukti kalau produsen mobil bertanggung jawab dengan mobil hasil produksinya. Kan bagus nanti kita dapat komponen baru," ujar Stevan.

Pendapat Stevan dikuatkan oleh pengamat otomotif Achdiat A Suhadi. Recall bisa jadi sebuah kebanggan.

"Tapi biar bagaimanapun, secara umum recall justru bisa menjadi sebuah kebanggaan, karena itu menunjukan kalau produsen tersebut bertanggung jawab," ujarnya.

Achdiat pun menuturkan, kalau masalah recall ini tidak akan terlalu berdampak pada penjualan mobil. Menurut Achdiat untuk ukuran produsen Jepang rasanya masih terlalu kuat untuk diacuhkan konsumen.

"Tidak sampai kesitu, kalaupun sampai penjualan turun turun, itu bisa karena banyak hal, bukan hanya karena recall saja," ungkapnya.

Achdiat justru merasa salut dengan produsen Jepang yang berani mengumumkan recall terhadap produknya. "Karena itu biayanya sangat tidak murah, itu sangat mahal, karena produk sudah ada di pasaran," ujarnya.
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads