"Kita harapkan 7 seater ini dapat dijual di angka itu," ungkap Marketing dan Public Relations Director GMAI Debora Amelia Santoso.
Bila itu memang benar dilakukan, berarti MPV itu akan langsung berhadapan dengan lawan-lawan dari Jepang seperti Toyota Innova, Nissan Grand Livina, Daihatsu Luxio ataupun Suzuki APV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kabin kita akan lebih nyaman, dan 'kulit' kita akan lebih tebal, jadi lebih safety," ujarnya.
Indonesia menurut Amelia akan menjadi basis produksi MPV anyar yang bahkan belum pernah ada di pasar global sekarang. Dengan begitu, Indonesia benar-benar menjadi tempat lahirnya mobil ini.
Hal itu terbilang istimewa, sebab selama ini produk-produk yang dipasarkan Chevrolet merupakan produk global dimana produk itu dipasarkan di banyak negara dan Indonesia hanya disuplai saja. Tapi karena ini merupakan produk khusus, maka Amelia belum mau menyebut nama yang akan disematkan di MPV tersebut.
"Di pabrik Chevy yang ada di Pondok Ungu itu, kita malah yang akan menyebarkannya ke banyak negara, pertama-tama kita akan sebar ke ASEAN dulu," pungkas Amelia.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter