Di pameran mobil antik itu terdapat mobil Lorraine-Dietrich buatan Prancis yang diproduksi 1908. Mobil itu saat ini dimiliki oleh anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Hauwke.
Mobil itu memiliki velg lebar terbuat dari kayu, seperti andong yang sering kita temui di Indonesia. Sementara mesin yang digunakan mesin konvensional namun tetap menggunakan bahan bakar bensin. Di bagian depan Lorraine terdapat 2 buah lampu dan sebagainya rumahnya, kuningan membaluti dengan rapih sebagai penanda kalau mobil tersebut sangat tua sekali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan pasti tidak mengira jika mobil tua itu masih bisa menunjukan tajinya di jalanan. Terbukti mobil tersebut pernah melalap 3 putaran sirkuit Sentul, Jawa Barat dalam waktu 9 menit, Wow.
Menanggapi kehadiran mobil antik tersebut, Ketua PPMKI Bambang Rus Effendi mengatakan jika kehadrian mobil antik di 3rd Otoblitz International Classic Car Show (OICCS) adalah sebagai tanda member PPMKI sangat antusias untuk mengangkat kisah-kisah mobil tua di Indonesia.
"Anda bisa lihat itu, pemiliknya menghandirkan kendaraan itu di sini sebagai wujud antusiasme untuk mengangkat mobil-mobil tua di dunia," ucapnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB