Peluncuran dilakukan di sela-sela Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim (COP 15) pekan ini. BioIsoprene merupakan bahan baku ban yang baru yang menggantikan bahan baku yang biasa dilakukan dari proses petrokimia yang selama ini digunakan produsen ban.
Sebagai gantinya, karet sintetis ban diproduksi dengan menggunakan biomass yang terbarukan. Sebuah ban Goodyear dipamerkan di lounge keberangkatan Pelabuhan Udara Internasional Kopenhagen hingga 21 Desember, sementara ban yang lainnya akan muncul pada beberapa acaraΒ khusus selama perhelatan Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim di Kopenhagen (COP 15) selama bulan Desember.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedang menggulirkan tonggak penting dalam sejarah melalui kolaborasi kami bersama Goodyear dalam terobosan biokimia. BioIsoprene adalah sebuah contoh sempurna dari kepemimpinan Danisco dalam industriΒ biotechnology melalui divisi Genencor kami," kata CEO Danisco Tom Knutzen dalam siaran pers, Jumat (11/12/2009).
"Konsep ban Goodyear pertama yang dibuat dengan BioIsoprene menunjukkan perkembangan usaha kami secara signifikan dalam penggunaan bio-based alternatif terhadap bahan baku isoprene yang terbuat secara petroleum-derived dalam proses produksi kami," imbuh Jesse Roeck, Direktur, Global Materials Science di Goodyear.
Ban BioIsoprene berasal dari bahan mentah yang terbarukan, dan mewakili perkembangan yang signifikan dalam industri biochemical dan karet.Β
Disamping karet sintetis yang dipergunakan untuk produksi ban, isoprene tradisional digunakan untuk memproduksi berbagai macam produk, seperti sarung tangan operasi, bola golf dan bahan perekat.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?