Togami yang baru menjabat presiden Yamaha pada 1 November lalu harus dirawat di rumah sakit. Togami menggantikan Takashi Kajikawa yang mundur menyusul kerugian besar yang diderita produsen motor Jepang itu.
"Saya minta maaf karena membuat semua orang repot dengan menyerahkan sementara tanggung jawab saya sebagai presiden," ujar Togami dalam pernyataan resminya, Kamis (10/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kekosongan jabatan di manajemen puncak karena kesehatan saya di tengah suasana lingkungan bisnis yang keras seperti ini jangan dibiarkan," ujar Togami yang kini berusia 63 tahun.
Togami menjanjikan setelah dirinya pulih dia akan beraktivitas seperti biasa.
Sementara itu Kimura menuturkan dirinya akan menerapkan reformasi struktural Yamaha untuk mengembalikan lagi profitabilitas perusahaan pada 31 Desember 2010. "Saya kira ini akan membutuhkan usaha yang terpadu dari semua unit usaha," ujarnya.
Di bulan Agustus lalu, Yamaha mencatat rugi bersih hingga US$ 1,98 miliar atau 4 kali lipat dari yang diperkirakan sebelumnya. Penurunan ini terjadi karena penjualan motor yang menurun dan penguatan yen terhadap dolar AS.
(ddn/ddn)










































