"Untuk di 2010 kita agak berat menaikan harga Strada Triton, sebab kita melihat pasar apakah akan setuju, kalau tidak ya tidak kita naikan. Meski mengikuti nilai rupiah seharusnya harga mobil di 2010 naik akibat nilai tukarnya, belum lagi pajaknya," kata Direktur Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Rizwan Alamsjah selaku ATPM Mitsubishi di sela-sela peluncuran New Strada Triton di Damai Indah Golf, Selasa (8/12/2009).
Salah satu faktor yang menjadi patokan harga Mitsubishi adalah perkembangan nilai tukar yen. Dia berharap nilai tukar mata uang Jepang itu tetap stabil terhadap rupiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mitsubishi sendiri meningkatkan target penjualan hingga 90 ribu unit pada tahun depan. Angka ini meningkat 30 ribu unit dari target penjualan 60 ribu unit Mitsubishi di 2008.
"Kalau kondisi ekonomi tetap stabil seperti di akhir tahun 2009, maka kita sangat optimistis di 2010 bisa menjual sekitar 90 ribu unit kendaraan," ujarnya.
Penjualan di 2010 itu diperkirakan akan didukung oleh mobil-mobil pick up double cabin Strada Triton. "Backbone kita masih pasar double cabin," ujarnya.
Selain itu Rizwan meyakini kondisi ekonomi yang kondusif di 2010 juga akan memperbesarΒ pangsa pasar fleet Mitsubishi di tanah air. "Kalau keadaan ekonomi di tahun depan bagus maka pasar fleet yang semakin berkembang dan naiknya cepet, dan justru pasenggernya yang lambat," ujarnya.
Menurutnya pertambangan dan pertanian akan semakin menggeliat menjalankan bisnisnya. "Kalau semua sudah recovery semuanya minta barang truk, Triton dan segala macam," ujar Rizwan.
Sementara itu dari Januari 2009 hingga Oktober 2009 KTB mencatat angka penjualan 618 unit kendaraan berat Mitsubishi dan 4.881 unit Strada Triton dari Januari 2009 sampai November 2009. Strada Triton sendiri berhasil mencapai market terbesar sebesar 45 persen.
Mitsubsihi juga meluncurkan 6 varian Strada Triton terbaru. Keenam varian itu mulai dari Rp 245 juta sampai Rp 355 juta OTR Jakarta. (ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?