Namun untuk pasar Amerika sepertinya akan mendapat keistimewaan. Sebab selain akan mengirim i-MiEV listrik mereka juga sedang mempertimbangkan untuk mengirimkan pula i-MiEV versi bensin untuk konsumen Amerika.
Tapi yang unik, i-MiEV bensin yang dijual di negeri asalnya, Jepang dan sebagian Eropa masih menggunakan mesin bensin kecil yang dilengkapi turbo charger namun masih berkapasitas 660 cc.
Kapasitas ini dianggap masih terlalu kecil untuk pasar Amerika karena bahkan kebanyakan motor di negara tersebut sudah memiliki kapasitas mesin di atas itu.
"Mesin bensin mungkin akan digantikan dengan sebuah mesin tiga silinder berkapasitas 1.0-liter tanpa turbocharging untuk Amerika Serikat," ujar Executive Vice President John Koenig Mitsubishi Motors North America seperti detikOto kutip dari Automotive News, Kamis (26/11/2009).
Nantinya i-MiEV akan bertarung langsung dengan Smart milik Daimler AG yang dibangun dengan menggunakan mesin 1.0 liter milik Mitsubishi juga.
Koenig memperkirakan bahwa rencana penjualan 1.000 mobil sebulan mungkin akan cukup untuk membuat nama Mitsubishi dipercaya konsumen Amerika di sektor mobil kecil.
Hmm, akankah mobil ini masuk Indonesia dimana mobil kecil seperti city car sedang menjadi trend.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?