Rencana pemerintah untuk memproduksi mobil murah di tanah air, ternyata disambut
baik oleh produsen komponen otomotif asal Jerman, Bosch. Mereka menyatakan siap
menyuplai komponennya.
Hal tersebut diutarakan General Manager PT Robert Bosch Indonesia, Rudy Karimun, di sela-sela acara peresmian showroom Bosch di Jakarta, Selasa (24/11/2009).
"Itu merupakan rencana yang menarik buat kami, karenanya kalau memang benar jadi, Bosch akan coba mensuplai," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat dulu berapa minimal volume produksinya, kalau memang masuk standar kita, kenapa tidak?" tambah Rudy.
Tidak hanya mobil murah, bahkan untuk pengembangan mobil nasional pun, Bosch menyatakan kesediaannya untuk mendukung suplai komponen maupun teknologinya. "Termasuk mobil nasional, kalau memang sudah dilaunch, kita akan berpartisipasi," ungkap Rudy.
Pasar Roda Dua
Bosch ternyata tidak hanya fokus dalam pengembangan roda empat saja. Melihat potensi pasarnya yang sangat besar, Bosch mengaku tertarik dengan pasar roda dua tanah air.
Melihat populasi keberadaan sepeda motor di Indonesia, wajar kalau Bosch pun
tertarik untuk turut bermain di pasar terbesar di tanah air tersebut.
"Saat ini kita sedang giat-giatnya mempelajari, apakah nantinya akan masuk di
komponen OEM atau after market untuk roda dua," ujar Bosch Automotive
Aftermarket Regional Asia Pasifik, Ken Ford.
Keyakinan Bosch untuk bisa mengembangkan usaha komponen otomotif roda dua pun berdasarkan kesuksesan mereka di India, dimana Bosch sudah mensuplai komponen OEM beberapa merek besar roda dua di India.
Apalagi, Bosch melihat pecepatan pertumbuhan industri otomotif di Indonesia yang
terbilang cepat menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka, sehingga Indonesia
selalu menjadi pasar penting.
Sayangnya, Bosch belum memiliki rencana untuk membuka pabriknya di Indonesia,
seperti halnya yang dilakukan mereka di Thailand, India, bahkan Jepang, sehingga
komponen-komponen tersebut masih harus diimpor.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB