Reilly yang merupakan GM Executive Vice President and President, GM International Operations ini diangkat menyusul batalnya rencana penjualan Opel ke perusahaan komponen asal Kanada, Magna serta keluarnya Carl-Peter Forster dari GM Eropa.
"Ketika kami mengumumkan Selasa lalu, Opel/Vauxhall akan tetap terintegrasi sebagai anggota keluarga New GM, keputusan yang ada dibuat untuk kepentingan terbaik Opel/Vauxhall, para pelanggan, karyawan, stakeholder dan GM," CEO GM Fritz Henderson seperti detikOto kutip dari situs resmi GM, Rabu (11/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Reilly juga masih harus menjalani jabatan sebelumnya sebagai head of international operations GM yang memiliki markas di Shanghai, China. Karena itulah untuk membantunya bekerja, GM mempertahankan Hans Demant sebagai GM Europe vice president of engineering and managing director of Adam Opel GmbH untuk membenahi manajemen Opel di Eropa.
GM minggu lalu membuat keputusan mengejutkan untuk menahan penjualan Opel ke Magna. GM akan merestrukturisasi Opel dengan sendirinya. Padahal pemerintah Jerman sudah mendukung penjualan itu.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun