Hyundai Indonesia Rayu Prinsipal Bawa i20 Diesel Matik

Hyundai Indonesia Rayu Prinsipal Bawa i20 Diesel Matik

- detikOto
Senin, 09 Nov 2009 11:04 WIB
Hyundai Indonesia Rayu Prinsipal Bawa i20 Diesel Matik
Denpasar - Varian city car medium perkotaan Hyundai i20 diesel alias CRDi akan diberi perhatian lebih oleh PT Hyundai Mobil Indonesia. Prinsipal Hyundai di Korsel pun dirayu agar mau membawa i20 diesel matik ke Indonesia.

"Kita akan meminta pada prinsipal untuk menghadirkan Hyundai i20 CRDi matik, agar pasarnya semakin lebar," ujar Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia, Jongkie D Sugiarto, di Bali, akhir pekan lalu.

Jongkie pun berkeyakinan, kalau Hyundai Mobil Indonesia harus bisa mendapatkan varian diesel matic i20 tersebut, yang sampai saat ini pihaknya terus melakukan negosiasi untuk rencana tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kita berharap, dengan hadirnya i20 CRDi matic, bisa meningkatkan volume
penjualan i20 kedepannya," papar Jongkie.

Rencananya selain merakit H-1, Hyundai juga bakal merakit i20 di Indonesia pada 2010 nanti. Syaratnya, tentunya Hyundai Mobil Indonesia harus mampu menjual sedikitnya 3.000 unit i20 tahun depan, sehingga perakitan i20 di tanah air bisa diberikan lampu hijau oleh prinsipalnya di Korea sana.

Jongkie optimis bisa menjadikan Indonesia sebagai basis produksi Hyundai bagi
pasar Asean. Karenanya, penambahan model i20 pun bisa-bisa saja dilakukan, meski
sebelumnya sudah ada H-1.

"Toh semua fasilitas perakitannya kita sudah punya, sehingga biayanya tidak
terlalu mahal," tutupnya.

Fokus 4 Produk


Untuk mengawali tahun 2010 mendatang Hyundai akan berfokus pada empat produk andalannya, yaitu Hyundai i10, Hyundai i20, Hyundai H1 dan Hyundai Avega.

"Tahun 2010, kita semakin optimis, karenanya kita akan fokus pada empat produk
andalan kita," ujar Vice Presiden PT Hyundai Mobil Indonesia, Erwin Djajadiputra

Meskipun, lanjut Erwin, tidak menutup kemungkinan, Hyundai akan menghadirkan
produk-produk barunya di tahun 2010, akan tetapi semua itu tetap harus melihat
situasi dan kondisi pasar di tanah air.

"Apakah memungkinkan atau tidak untuk menghadirkan produk baru, kita akan terus
mempelajarinya," ujarnya.

Apalagi, di tahun 2010 tersebut, selain sudah merakit Hyundai H-1, Hyundai pun
berencana untuk menjadi basis produksi van premium mereka tersebut untuk
memenuhi kebutuhan pasar Asean.

"Sehingga kita juga harus fokus pada ekspor dari H-1 untuk Asean," tutup Erwin.

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads