Penurunan standar emisi gas buang ini tentu akan berpengaruh pada banyak hal, termasuk dalam hal performanya.
Namun PT Garuda Mataram Motor (GMM) yang menjadi agen tunggal pemegang merek (ATPM) Volkswagen di Indonesia ternyata yakin kalau penurunan standar emisi ini tidak akan berpengaruh pada performa Golf yang memang sudah terkenal sportifitasnya.
"Tidak akan berpengaruh banyak," cetus Sales Nasional Manager GMM Jonas Chendana dalam press launch Golf GTI di Buddha Bar, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (5/11/2009).
Memang ketika akan masuk ke Indonesia Golf GTi MK VI harus melakukan beberapa penyesuaian mulai dari supensi yang disesuaikan dengan karakter jalanan Indonesia, sampai standar bahan bakar Indonesia yang masih setingkat Euro 2.
"Sekarang dengan penyesuaian di bagian mesinnya, mobil ini juga dapat berlari sama kencang dengan Golf Euro 4. Mobil ini cukup di isi dengan bahan bakar beroktan 95 (Pertamax Plus), tapi kalaupun terpaksa mengisi dengan premium juga tidak akan terjadi masalah," paparnya.
Bahkan Jonas berani mengklaim bahwa meski mengusung standar emisi Euro 4, Golf GTi MK VI juga mampu menyemburkan tenaga hingga 210 hp dan berlari hingga ke kecepatan 238 km/jam serta mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 6.9 detik.
Peningkatan tenaga ini pun bahkan diklaim juga diimbangi dengan konsumsi bahan bakar yang lebih irit dari Golf generasi sebelumnya yakni 1:13.5 dengan emisi gas buang yang lebih rendah yaitu hanya 173 g/km.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik