"Kami menyebutnya Nano, tetapi mereka (produsen lokal) tidak perlu menggunakan nama Nano," ujar Vice Chairman Tata Motors Ravi Kant seperti dikutip Reuters, Rabu (4/11/2009).
Produksi Nano yang masih seret membuat Tata membuat keputusan itu. Tata mungkin akan membiarkan para produsen otomotif lokal itu memproduksi Nano hingga 10.000 unit dalam setahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata kini tengah membangun fasilitas pabrik Nano yang bisa memproduksi Nano hingga 250.000 unit per tahunnya. Pabrik ini diharapkan selesai pada Maret 2010 mendatang.
Jika Tata Nano boleh diproduksi di Indonesia, namanya jadi apa ya?
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu