Sebab Departemen Perindustrian ternyata telah mematok bahwa di tahun 2020 itu, mobil-mobil hybrid bisa banyak berseliweran di jalan-jalan Indonesia.
"Semoga di tahun 2020 mendatang, hybrid bisa jadi standar kita," ungkap Direktur Industri Alat Transportasi darat dan Kedirgantaraan Departemen Perindustrian Panggah Susanto di sela-sela seminar mengenai Green Car di Ballroom FX Plaza, Senayan, Jakarta, (29/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tren ini sangat bagus dan positif biar kita enggak jadi negara pinggiran," pungkasnya.
Hybrid sendiri menurut Panggah merupakan jenis teknologi yang paling masuk akal untuk diterapkan di Indonesia, sebab teknologi mobil listrik masih jauh dan terkendala masalah infrastruktur pengisiannya. "Mobil listrik masih sulit, apalagi masalah tempat charge-nya," cetus Panggah.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih