terbakar secara spontan di bagian kemudinya.
Masalah dilaporkan berasal dari kabel yang rusak di saklar kunci kontak, yang di ketiga kasus yang dilaporkan sejauh ini, menyebabkan asap dan bagian-bagian tertentu yang membuat kolom kemudi sampai meleleh.
Namun seperti dilansir Timesonline.com, Selasa (27/10/2009), para pelanggan tersebut marah-marah karena hal tersebut bisa terjadi, yang tentunya berada di luar ekspektasi mereka ketika membeli Tata Nano.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku telah membeli mobil untuk anak-anak saya dan mereka sekarang takut mengemudi itu," katanya dalam sebuah wawancara dengan saluran berita lokal.
Bahkan pemilik Nano yang lain, Ravindra Bhagat, yang mobilnya terbakar di kota Ahmedabad, menyatakan, kalaupun nantinya Tata Motor bakal mengganti kerugian tersebut, dia akan menolaknya.
"Saya pikir ini mobil kecil yang nyaman untuk penggunaan sehari-hari di kota. Sekarang, saya merasa lebih baik untuk mengemudi mobil besar," ujarnya.
Seorang juru bicara Tata Motors, mengatakan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan melakukan pemeriksaan 'pre-emptive audit', dengan meminta 7.500 unit pemilik mobil untuk membawa mobilnya agar diperiksa.
"Kami tidak percaya ini merupakan kesalahan umum," ujar juru bicaranya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer