Program yang melibatkan 160 pelajar SD dari 5 wilayah di Jakarta tersebut merupakan hasil kerja sama Shell dengan pihak kepolisian, Dirlantas dan Dinas Pendidikan inibertujuan untuk menghasilkan perubahan budaya dalam setiap invidu terutama ketika mereka ada di jalan raya.
"Diharapkan program ini bisa berlangsung untuk jangka panjang, karena kami sadar bahwa membangun dan mengubah budaya terkait tata tertib berlalu lintas membutuhkan waktu yang sangat lama dan untuk itu perlu diajarkan dari masa kanak-kanak," ungkap Predir PT Shell Indonesia Darwin Silalahi, di taman lalu lintas Saka Bayangkhara, Cibubur, Jakarta, Senin (19/10/2009).
Darwin juga menambahkan bahwa program yang mengajak para siswa tingkat 4 dan 5 sekolah dasar ini diharapkan dapat mendapat dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat. Hal tersebut penting, agar kedepannya masyarakat Indonesia dapat lebih tertib ketika ada di jalan.
"Pembelajaran ini tentunya akan sangat berguna sebagai aplikasi langsung, karena tertib berlalu lintas di jalanan membutuhkan pembelajaran agar suatu saat bila mereka ada di jalanan mereka dapat mengetahui tata tertib berlalu lintas yang benar," ujar Dirlantas Polri Joko Susilo.
Event yang merupakan pagelaran pertama ini menyuguhkan berbagai pelajaran tertib di jalan namun dengan cara-cara yang menyenangkan mulai dari fun car, bersepeda tertib, jalan kaki aman hingga mendongeng dan menggambar.
Selain itu, pada kesempatan ini Dinas pendidikan DKI Jakarta pun menyempatkan diri untuk membagikan 1.000 eksemplar komik tentang disiplin berlalu lintas.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?