Saking buasnya, si Land Cruiser dijuluki King of Africa atau bahkan Master of Africa. Kini Toyota melakukan facelift alias penyegaran si Raja agar lebih mumpuni lagi.
Toyota Motor Corporation (TMC) 14 September 2009 kemarin meluncurkan Land Cruiser Prado generasi keempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi mempertahankan generasi keempat Land Cruiser Prado, mobil itu dirancang hingga tahan di medan offroad hingga track paling berat sekalipun.
Hal itu diperkuat dengan teknologi Land Cruiser Prado yakni Kinetic Dynamic Suspension System (KDSS) yang dapat menghasil redaman yang tak didapatkan di Sport Utility Vehicle (SUV) premium lainnya.
Pengapilikasian ini menambah laju kendaraan lebih mantap dan lebih stabil ketika diajak bermanuver di medan berat.
Tidak itu saja, pengemudi dibuat seperti sangat menguasai medan berkat sistem aplikasi Multi-terrain Monitor yang dapat melihat 4 titik berbeda pada ke empat sisi kendaraan yakni melihat gambar sisi luar depan, belakang, samping kiri dan kanan.
Selain itu, pada kabin penumpang juga telah dirombak sehingga kabin lebih lega karena bertambahnya ruang antara jok depan dan deretan kedua. Interior sangat berbeda dengan Land Cruiser generasi sebelumnya.
New Prado juga dilengkapi dengan 14 speaker yang akan menghibur penggunanya. Selain itu fitur penghibur Auxiliary and USB connectors juga disematkan untuk menambah kesan berkendara dengan Land Cruiser Prado generasi keempat.
Selanjutanya, untuk masalah keselamatan Toyota melengkapi multi-terrain ABS yang memaksimalkan pengereman di medan apapun.
Ditambah lagi dengan Downhill Assist Control (DAC) dan Hill-start Assist Control (HAC) yang bertugas menjaga kecepatan kendaraan di turunan dan tanjakan.
Untuk urusan mesin, TMC merilis 2 mesin yang berbeda pada Toyota Prado. Pertama mesin berkapasitas 2.700 cc 2TR-FE dan mesin berkapasitas 4.000 cc 1GR-FE. Land Cruiser Prado generasi keempat memiliki 6 varian ada yang berkapasitas 5 dan 7 tempat duduk.
Untuk banderol harga, Toyota menghargai mobil ini pada kisaran 3,15 juta yen hingga 4,75 juta yen. Itu berarti sekitar Rp 343,6 juta hingga Rp 518 juta. (ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB