Termasuk bagi mereka para tunanetra. Soalnya mahasiswa di AS sana, yakni tepatnya Virginia AS mengembangkan mobil khusus tunanetra.
Peralatan pintar yang bisa membantu tunanetra itu baru saja selesai dikembangkan oleh sebuah tim mahasiswa teknik mesin di Virginia, AS. Tim mahasiswa itu menjadikan para difabel sekalipun dapat memiliki kesempatan untuk mengendarai mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen penting itu pun tak ia lewatkan. Ia mendapatkan kesempatan langka untuk mengendarai mobil khusus tunanetra di lingkungan kampus Virginia pada awal musim panas ini.
"Ini sangat hebat," ujar Majerus bangga.
Cara kerja alat tersebut yakni dengan melalui sistem robotic sensor untuk mengetahui apa yang terjadi di depan. Dari sensor yang terhubung melalui earphone yang digunakan tunanetra, dapat mengeluarkan perintah yang diperlukan tunanetra. Alat itu dengan sangat mudah mengarahkan untuk mengerem atau mempercepat laju kendaraan.
Asosiasi Tunanetra di AS menyatakan kalau alat itu adalah suatu terobosan yang baik untuk tuna netra. Dan asosiasi tersebut menilai, ini akan membuat tunanetra semakin mandiri.
Unniversitas Virginia jurusan Teknik mesin saat ini adalah satu-satunya universitas yang mengembangkan alat tersebut. Dengan harapan tunanetra juga dapat mengendarai kendaraan roda empat seperti rang normal lainnya.
Atas keberhasilan yang dikembangkan mahasiswa di universitas itu, Asosiasi Tunanetra memberikan dana hibah untuk US$ 3.000 untuk memulai pengembangan alat pintar tersebut. (ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik