dengan mobil yang lebih efisien atau Cash for Clunkers tampaknya berhasil
membuat booming penjualan mobil di Amerika.
Karena pemberian rabat sebesar US$ 4.500 per mobil yang ditutup pada 24 Agustus lalu sukses besar, terbukti hingga waktu penutupan program yang dilakukan pada pukul 8 malam waktu setempat, Departemen Transportasi Amerika mencatat telah terjadi 625.000 transaksi dengan jumlah angka transaksi yang tidak main-main yakni mencapai angka US$ 2,8 miliar.
Banyaknya jumlah transaksi itu memang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Amerika hingga 0,3 persen hingga 0,4 persen di kuartal ketiga 2009 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkataan Scoot ini bukanlah tanpa alasan, sebab akibat fenomena Cash For
Clunkers tersebut, Scoot pun mampu menjual hingga 58 unit mobil hanya pada akhir pekan saja.
Bahkan saking banyaknya aplikasi yang masuk, setiap dealer pun menambah jumlah
pekerja mereka khusus untuk menangani dokumen transaksi. Sebab bila terjadi
kesalahan dan keterlambatan pengiriman dokumen, subsidi US$ 4.500 akan hangus
dan tidak akan diberikan.
"Dan, jika Anda membuat kesalahan, mereka (pemerintah) tidak akan membayar, dan
Anda baru saja kehilangan uang US$ 4.500," ungkap general sales manager Chevrolet Chuck Fairbanks di Dallas.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge