Karena mobil yang 'bernama asli' Chevrolet Camaro ini didatangkan ke Indonesia oleh PT General Motor Autoworld Indonesia (GMAI) sebagai distributor salah satu merek GM yakni Chevrolet ternyata juga bertujuan untuk merayakan terbentuknya The New GM.
"Momen ini bisa juga diartikan sebagai perayaan hadirnya New GM," ujar Managing Director PT General Motor AutoWorld Indonesia (GMAI) Mukiat Sutikno di Senayan City, Rabu (19/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlebih fokus GM di industri otomotif global adalah Cars, Customer dan
Culture," pungkasnya.
GMAI kedepannya akan berada di bawah kendali GM International Operations (GMIO) yang mencakup 130 negara dan bermarkas besar di Shanghai, China.
"Masa depan GM baru ini juga ada di tangan GMIO karena GMIO memiliki volume market hingga 75 persen di seluruh dunia," ungkap Mukiat.
GM Indonesia sendiri menurut Mukiat akan bergabung dalam sebuah kelompok yang dinamakan 'Emerging Market', kelompok ini merupakan kumpulan negara-negara yang memiliki potensi market yang sangat besar namun belum tergarap secara maksimal.
"Karena itulah Indonesia bisa tenang dan berbangga, apalagi kedepannya GM akan menjadikan merek Chevrolet sebagai 'volume maker' mereka di seluruh dunia, bukan merek Cadillac, Buick atau pun GMC," paparnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB