Kontes ini digelar di halaman Hotel Patra Jasa, Semarang, Kamis (13/8/2009). Karenanya, jajaran motor-motor klasik nan eksotik tersebut sangat memanjakan mata para pengunjung, terutama para penggemar motor Harley.
Presiden Director Mabua Harley-Davidson, Djonnie Rahmat menuturkan, diadakannya kontes motor tua ini tentunya selain untuk memperingati HUT RI, juga dimaksudkan untuk mengingat kembali sejarah motor-motor Harley yang pernah berjaya di zamannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
emosional antara generasi Harley saat ini dengan para pendahulunya," ujarnya.
Selain itu, lanjut Djonnie, semakin banyaknya populasi Harley di Indonesia,
jangan lantas membuat yang tua-tua menjadi terguswur dan terlupakan. Karena biar bagaimanapun, tanpa mereka, Harley generasi sekarang tidak akan pernah ada.
Barisan motor lawas yang cantik tersebut mulai dari Harley-Davidson WLA 750
buatan tahun 1941, Military Parts, El Army buatan tahun 1938 sampai motor-motor generasi tahun 1950 maupun 1980, yang kesemuanya ditampilkan dalam wujud seorisinal mungkin.
Bahkan, yang paling menarik terdapatnya Harley-Davidson JDCA, buatan tahun 1925, yang merupakan motor paling lawas dari Harley Davidson yang terpajang dalam kontes tersebut. Bahkan, kesemuanya masih dalam keadaan orisinal yang bisa dijalankan.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun