Alva Bidik Penjualan Motor Listrik Naik Lebih dari 50 Persen!

Alva Bidik Penjualan Motor Listrik Naik Lebih dari 50 Persen!

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 16 Agu 2026 08:30 WIB
Pekerja memeriksa sepeda motor listrik Alva N3 usai penandatanganan naskah kerja sama penyediaan infrastruktur logistik berbasis sepeda motor listrik antara perusahaan otomotif Alva, Dash, dan Kalista di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa
Motor listrik Alva Foto: ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan
Jakarta -

Alva memasang target lebih tinggi dari tahun lalu. Pertumbuhan motor listrik Alva sudah terjadi meski tanpa insentif.

"Yang kita spill selama ini pertumbuhan di tahun lalu, kita bertumbuh sekitaran 50 persen. Itu historical, itu fakta, tahun ini kita berharap pertumbuhannya lebih dari 50 persen, kita berharap mungkin double," kata Chief Executive Officer Alva Purbaja Pantja di ICE BSD, Tangerang, belum lama ini.

Berdasarkan data RUPS PT Indika Energy Tbk,penjualan Alvatumbuh 52,9% secara tahunan, dari 2.948 unit pada 2024 menjadi 4.508 unit pada 2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain target volume secara keseluruhan, pola permintaan konsumen Alva juga mulai menunjukkan pergeseran. Penjualan segmen N3 (model paling terjangkau) dilaporkan terus merangkak naik dan mulai melampaui lini Cervo yang sebelumnya menjadi salah satu tulang punggung.

ADVERTISEMENT

"Pergerakannya N3 bergerak di atas Cervo, karena harganya dan lain-lain. Jadi memang itu sudah nyalip," kata Purba.

Alva menyebut total jarak tempuh seluruh motor listriknya telah mencapai 78 juta kilometer hingga akhir Juni 2026, meningkat dari 22 juta kilometer pada Januari 2025.

Hingga Juni 2026, ekosistem Boost Charge Alva telah menyalurkan lebih dari 444 ribu kWh energi listrik kepada pengguna.

Jaringan Boost Charge telah berkembang dari 150 konektor pada akhir 2025 menjadi lebih dari 490 konektor pada semester pertama (Juni) 2026.

Alva menyebut gejolak harga minyak dunia dan kenaikan komoditas justru jadi pemicu bagi masyarakat untuk beralih ke motor listrik.

"Kita tahu mengenai harga minyak yang sekarang sedang bergejolak. Jadi dengan itu harga komoditas sepertinya juga lagi trending up," kata Purba.

"Itu sudah punya impact buat beberapa harga komoditas minyak, termasuk juga oli, parts juga. Jadi sepertinya hal-hal tersebut mempunyai dampak (ke penjualan motor listrik),"tambahnya lagi.



(riar/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads